TANTANG DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA KOMPETEN DI ERA NEW NORMAL

oleh -10 views

WEBINAR NASIONAL | REFLEKSI AKHIR TAHUN
TEMA “TANTANG DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA KOMPETEN DI ERA NEW NORMAL”

Politeknik Informatika Nasional (POLINAS) Makassar Kampus Tamalanrea menyelenggarakan kegiatan Webinar Nasional Refleksi Akhir Tahun dengan tema “Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Kompeten di Era New Normal”, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 19 Desember 2020 menggunakan Zoom Meeting.

iklan

Masa pendemi yang dirasakan sejak awal tahun ini sangat mempengaruhi disegala lini kehidupan dunia termasuk di Indonesia terkhusus di Provinsi Sulawesi Selatan baik dalam dunia pendidikan, sosial, budaya, dan perekonomian, Oleh karena itu diperlukan sebuah upaya yang dapat beradaptasi dengan masa pandemi saat ini.

Salah satu upaya dalam menghadapi era globalisasi serta tantangan dalam menghadapi era New Normal dewasa ini adalah Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang unggul, tangguh dan berkualitas baik secara fisik dan mental akan berdampak positif tidak hanya terhadap peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa, namun juga dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam kaitan ini, terdapat beberapa hal yang harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan kualitas SDM.

Pertama adalah sistem pendidikan yang baik dan bermutu. Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan penataan terhadap sistem pendidikan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Pemerintah dalam hal ini memiliki peran penting dalam penyelenggaran sistem pendidikan yang efektif dan efisien, berorientasikan pada penguasaan vokasi, yang merata di seluruh pelosok tanah air.

Kedua adalah peningkatan kapasitas SDM nasional diantaranya melalui diklat, kompetensi, pembinaan dan lain-lain. Tenaga kerja profesional dan terampil sesuai tuntutan/kebutuhan pasar merupakan faktor keunggulan suatu bangsa dalam menghadapi persaingan global. Disinilah pemerintah perlu memainkan perannya dalam menyiapkan program-program strategis guna menghasilkan SDM berkualitas dan siap memasuki pasar kerja. Yang terakhir adalah pembinaan dan pengembangan masyarakat terutama generasi muda. Sebagai penopang utama dalam roda pembangunan, pemberdayaan generasi muda diharapkan dapat menciptakan generasi yang kreatif, inovatif dan berdaya saing tinggi. Karakteristik generasi muda seperti inilah yang mampu berkonstribusi dan memenangkan persaingan global.

Ketiga adalah bagaimana kita memahami apa saja tantangan dan kebutuhan tenaga kerja kompeten yang seperti apa yang dibutuhkan dimasa mendatang terkhusus dimasa Era New Normal saat ini.

Dalam sambutannya Dr. Ir. H.A.M. Yusran Paris, MM (Ketua BKSP Sulsel dan Pembina Yayasan Mitra Mandiri) mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan agar masyarakat khususnya pemerintah, pengusaha dan para pencari kerja memahami kebijakan-kebijakan yang ada di Indonesia, tantangan dan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dimasa yang akan datang serta pentingnya lulusan SMA sederajat khususnya SMK bagamana menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang LINK & MATCH dengan dunia kerja.

A. Muh Yusvan Paris (Kepala Kampus Polinas Makassar) menyampaikan bahwa pada kegiatan Webinas kali ini menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten dibidangnya yaitu Ibu Tetty DS Ariyanto, M.Par (Komisioner BNSP), Bapak Ir. A. Darmawan B, M.Dev.P.L.G (Kepala Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Sulawesi Selatan), Bapak Ir. Abdul Wahab Bangkona, M.Sc (Ketua Persatuan Instruktur Kompeten Indonesia | Wakil Rektor Universitas Siber Asia), Bapak Drs. La Tunreng, MM (Ketua APINDO Sulawesi Selatan) dan Ibu Dr. Asnah Baharuddin, M.Hum (Kepala Sekolah SMKN 8 Makassar)

Adapun beberapa hal yang menjadi tujuan dari penyelenggaraan webinar nasional ini yaitu:
1. Memahami kebijakan pemerintah tentang sertifikat kompetensi bagi para pencari kerja, dunia usaha dan dunia industri.
2. Memahami Kebijakan pemerintah tentang sistem pendidikan vokasi
3. Peranan pendidikan vokasi dalam penyediaan tenaga kerja kompeten di era new normal.
4. Pentingnya memilih pendidikan vokasi bagi lulusan SMA/SMK/MA sebagai langkah untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan berdaya saing.
5. Peran serta pengusaha dalam rangka menciptakan hubungan industrial yang kondusif antara pemerintah, pengusaha dan para pekerja.
6. Memahami tantangan dan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *